28
Oct
09

Ayat Puisi Lajang

Samudera hati FickarJika terus saja gerimis, mungkin hatiku memang bisa terkikis. Oleh desah pipit-pipit yang singgah di petak-petak sawah hatiku. Mungkin iya, selama ini aku lebih suka  berpuisi tentang keangkuhanku dalam melihat ideal dan tidak sesuatu.

Hm, seperti biasa, ketika pikiranku sedang melayang-layang, maka kecenderungan yang terjadi adalah kualirkan rasa dalam puisi-puisi. Terkadang kutempatkan tangkai puisi di mana saja yang kusukai. Sebuah ekspresi kemerdekaan sikap sebenarnya yang sedang aku tunjukkan dari contoh kecil itu.

Dan lagi aku ingin sebutkan, sepertinya memang aku begitu merindukan kemerdekaan. Mungkin juga ini semua sebagai sugesti masa lalu yang pernah menghinggapi dahan-dahan hatiku. Hingga, dalam bersikap aku terlihat begitu keras. Dalam berprinsip dan menjalankan semua yang aku lakukan. Ah, sebenarnya ini juga sebentuk masturbasi memang. Memuaskan diri sendiri. Masih enggan membagi apa yang seharusnya bisa ku bagi. Ah, terkadang aku sering terpikir untuk bagikan saja semua resah ini dalam ayat-ayat puisi


0 Responses to “Ayat Puisi Lajang”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Indonesian Muslim Blogger

KALENDER

October 2009
M T W T F S S
    Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

KATEGORI TULISAN

SEMUA TULISAN


%d bloggers like this: